Iga Swiatek Merasa Tak Percaya Dengan Pertanyaan Jurnalis Ini
2025-08-29 21:13:54 By Odegaard

Petenis berkebangsaan Polandia mengalahkan petenis berkebangsaan Belanda, Suzan Lamens dengan tiga set demi melaju ke babak ketiga dengan harapan bisa memenangkan gelar Grand Slam ketujuh sekaligus gelar US Open kedua dalam kariernya.
“Saya servis dengan lebih baik di set ketiga daripada di dua set sebelumnya,” ungkap Swiatek. “Saya ingin merasa cukup percaya diri dengan servis saya. Saya merasa gembira bahwa saya menyelesaikannya dengan cukup cepat, meskipun saya kehilangan satu peluang break.”
“Itu bukan pertandingan yang mudah dan saya melakukan beberapa kesalahan. Saya merasa senang bahwa pada akhirnya saya bisa tampil lebih proaktif.”
Dalam sesi bahasa Polandia di konferensi persnya, jurnalis Tomek Moczerniuk bertanya kepada petenis unggulan kedua apakah ia pernah mempertimbangkan untuk memasang manik-manik di rambutnya.
Pertanyaan lengkapnya adalah, “Ini New York, orang-orang di sini suka mengadakan pertunjukan, entah itu bagus atau buruk. Ada yang berteriak-teriak di lapangan, ada yang bertengkar, ada yang masuk ke lapangan dengan boneka labubu. Pernahkah anda berpikir, entahlah, untuk memasang manik-manik di rambut anda (diterjemahkan dari bahasa Polandia)?”
Swiatek, yang tampak terkejut dan kesal dengan pertanyaan itu, menjawab, “Pertanyaan macam apa itu? Apa anda berpikir untuk menaruh manik-manik di rambutmu? Tidak. Ada apa ini? Pertanyaan macam apa itu?”
Moczerniuk terlihat meninggalkan konferensi pers setelah reaksi Swiatek, sementara sang petenis menatap reporter dan menggelengkan kepalanya.
Di akun X pribadinya, Moczerniuk menanggapi reaksi keras yang ia hadapi dan menjelaskan niatnya adalah untuk “mencairkan suasana” setelah konferensi pers yang “menegangkan”.
“Obrolan dengan Iga agak di luar kendali,” tulis Moczerniuk. “Sayangnya, saya terjebak dalam baku tembak karena ia tidak suka saya bertanya apakah—karena orang New York suka pertunjukan—dia pernah berpikir untuk memberi kejutan kecil kepada mereka, misalnya, dengan menganyam manik-manik di rambutnya.”
“Anda perlu memahami seluruh konteksnya. Akhir konferensi itu menegangkan dan saya ingin sedikit meredakan suasana dengan mengajukan pertanyaan yang santai. Tetapi ternyata memang begitu dan aku tidak bisa memutar waktu. Saya akan meminta maaf kepada Iga sesegera mungkin.”
Sedang Tayang
🔥 Populer





















